Kamis, 16 Mei 2024

Teori & Konfigurasi VPN ( Virtual Private Network )

   


   Virtual Private Network atau VPN adalah layanan jaringan virtual yang melindungi privasi Anda saat online di Internet. Cara kerjanya yaitu dengan menyamarkan alamat IP dan mengenkripsi traffic sehingga Anda bisa online dengan aman dan membuka konten yang diblokir di negara atau wilayah Anda.

  Selain dalam hal privasi dan keamanan, VPN juga memungkinkan Anda mengakses lebih banyak konten di internet. Anda bisa mengubah lokasi virtual dengan VPN dan membuka website yang biasanya hanya bisa diakses di wilayah tertentu, umumnya di luar negeri.

 Nah, kalau mau tahu apa itu VPN lebih lanjut, di artikel ini kami akan membahas jenis-jenis dan fungsi VPN. Kami juga akan menunjukkan cara menggunakan VPN dan menawarkan alternatif lainnya. Yuk, baca sampai habis ya!

  • Cara Kerja VPN

Ketika Anda menggunakan internet tanpa VPN, penyedia layanan internet (ISP) Anda akan menjadi jembatan utama antara perangkat Anda dan internet. ISP akan menetapkan IP address khusus ke perangkat Anda, serta melacak semua website yang Anda buka.


Di sisi lain, kalau VPN diaktifkan di perangkat, semua request untuk mengakses website akan diteruskan melalui tunnel terenkripsi dan dirutekan melalui server VPN sebelum mencapai server target.


Setelah permintaan diproses, data akan dikirim kembali ke perangkat pengguna melalui koneksi VPN yang terenkripsi dan proses routing yang sama.


Sebenarnya saat menggunakan VPN, koneksi internet perangkat masih melewati ISP. Tapi karena dienkripsi dan dirutekan via server VPN, ISP tidak akan tahu website apa yang Anda buka. ISP hanya tahu bahwa Anda terhubung ke VPN, dan traffic tereknripsi diteruskan dari perangkat Anda ke suatu server.


Kalau masih bingung dengan cara kerja VPN, kira-kira begini proses utama yang dilakukan VPN dan manfaatnya:


Proxying. Sama seperti proxy, VPN menyembunyikan IP address dan lokasi Anda agar privasi Anda terlindungi saat online. Website yang Anda buka hanya akan mengetahui IP address dan lokasi server VPN.

Autentikasi. Proses autentikasi memastikan VPN client hanya berkomunikasi dengan server VPN yang Anda gunakan. Hasilnya, pihak ketiga atau pihak luar pun tidak bisa menginterupsi data Anda.

Tunneling. Koneksi VPN akan mengaktifkan tunnel terenkripsi untuk traffic internet. Proses ini akan “membungkus” setiap paket data ke dalam paket data lain, sehingga membuatnya sulit dibaca oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Enkripsi. Sejumlah website yang menggunakan SSL/TLS akan mengenkripsi data yang ditransmisikan antara perangkat Anda dan server target. Tapi, enkripsi ini terbatas pada website yang Anda buka. Sementara itu, VPN tunnel mengenkripsi semua traffic. Banyak provider VPN menggunakan enkripsi military-grade, yang berarti data hampir tidak mungkin bisa dibaca oleh pihak ketiga.

Semua proses di atas bekerja sama untuk melindungi data Anda dari ISP dan pihak luar lainnya yang kemungkinan ingin membajak data Anda.


Dengan mengaktifkan VPN, Anda bisa menyembunyikan data pribadi berikut:


Alamat IP. Alamat IP adalah identitas khusus yang diberikan pada suatu perangkat. Alamat IP atau IP address bisa menunjukkan informasi rahasia seperti ISP, negara, kota, bahkan alamat rumah Anda. Nah, VPN akan otomatis menyamarkan IP address Anda agar data pribadi ini tidak dicuri.

Lokasi. Karena cara kerja VPN adalah dengan menyembunyikan IP address asli, lokasi Anda pun bisa terlihat seolah-olah ada di tempat lain. Misalnya, kalau Anda sekarang di Jakarta tetapi menggunakan server VPN di Inggris, pengguna lain akan melihat bahwa Anda berada di Inggris.

Histori pencarian dan browsing. Karena koneksi internet Anda diteruskan melalui VPN tunnel terenkripsi, ISP Anda atau pihak luar yang berbahaya tidak akan tahu apa yang sedang Anda cari di internet. Ini akan membantu Anda menghindari iklan tertarget dan melindungi privasi Anda saat online sehari-hari.

  • Fungsi VPN

Bagi Anda yang mengutamakan privasi, keamanan, dan kebebasan saat membuka website, sebenarnya VPN bisa menjadi tool yang sangat tepat. Berikut fungsi VPN dan mengapa Anda memerlukannya:

1. Menjaga Privasi

2. Meningkatkan Keamanan

3. Memberikan Kebebasan Berinternet


Konfigurasi VPN Di Debian 8

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengkonfigurasi VPN Server menggunakan P2. PT

1. Install paket ppt

apt-get install ppt

2. Edit file pptpd.conf untuk menambahkan remote ip dan local ip untuk VPN nant

nano /etc/pptpd.conf

Cari pada bagian paling bawah file pptpd.conf

Hilangkan tanda pagar pada localip dan remote ip, lalu ubah seperti dibawah 

localip 9.9.9.1 (ip yang nantinya akan secara otomatis dipasangkan ke server vp

remoteip 9.9.9.2-9,9.9.9.10 (ip yang nantinya akan diberikan ke client

Untuk remoteip kalian bisa juga hanya menulis satu ip saja, semisal 9.9.9.10 , namun apabila kalian ingin ada lebih dari satu ip, kalian bisa membuat range ip misalnya 9.9.9.2-9. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah i

Setelah itu simpan dengan menekan CTRL+X >> Y >> E

3. Selanjutnya kita akan membuat username dan password untuk VPN kita nanti, cara nya dengan mengedit file chap-secrets seperti dibawah i

nano /etc/ppp/chap-secrets

selanjutnya pada bagian bawah kalian tulis seperti dibawah ini (untuk client dan secret dapat disesuaikan kebutuha

#client     server    secret     IP addre

user1       pptpd      123           

untuk ip address kita isi * agar semua IP dapat menggunakan username dan password itu. untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berik

Simpan dengan menekan CTRL+X >> Y >> E

4. Edit file pptpd-options

nano /etc/ppp/pptpd-options

Setelah itu cari pada bagian paling bawah file tersebut, tepatnya dibawah tulisan 'novjccomp', tulis perintah berikut i

noi

mtu 149

mru 149


Setelah itu simpan dengan menekan CTRL+X >> Y >> Ent

5. Selanjutnya tulis perintah berikut

modprobe ip_gre

6. Terakhir restart service p

service pptpd restart

kalian juga dapat melihat status dari pptpd dengan mengetikan perintah berikut:

service pptpd status

Pengujian ke Client

Karena server dan client yang saya gunakan tidak terkoneksi internet dan tidak menggunakan ip public, maka saya menggunakan jaringan local. Langkah-langkah nya sebagai berikut:

1. Sebelumnya pastikan terlebih dahulu ip dari server kita, dengan mengetikkan:

ifconfig

Kali ini server saya menggunakan IP 192.168.1.1, setelah itu pastikan client dan server terhubung dengan melakukan test ping dari cli


ping 192.168.1.1


2. Langkah berikutnya adalah membuat VPN dari Client kita. Kali ini saya menggunakan windows 10, jadi apabila kalian menggunakan windows 7 atau XP langkahnya akan sedikit ber

Pertama-tama masuk ke 'Setting >> Network & Internet >> VPN' maka akan muncul tampilan berikut i

Selanjutnya klik tombol Add a 'VPN Connection' , maka akan muncul tampilan berikut

Untuk VPN Provide isi Widows (built-in) , Connection name nya isi sesuai kebutuhan disini saya isi VPN Pintar Network dan untuk Server name or Address isi ip dari server kita tadi yaitu 192.168.1.1 , dan untuk yang lainnya biarkan saja langsung saja klik Save. Untuk lebih jelasnya lihat gambar beri

3. Setelah itu akan muncul VPN Connection yang telah kita buat tadi, langsung saja kita klik VPN Connection kita tadi lalu klik connect dan masukkan username dan password yang kita buat di server VPN tadi, disini saya isi user1 dan passwordnya 123 lalu klik ok

Selanjutnya tunggu hingga connected

4. Selanjutnya kita cek dari Client, apakah client sudah mendapatkan IP dari VPN Server, dengan cara masuk ke Command Prompt (CMD) lalu ketikan perintah ber

ipconfig

5. Terakhir test apakah client bisa melakukan PING ke IP Server VPN atau localip tadi, dengan cara berikut

ping 9.9.9.1

Jika berhasil maka itu tandanya kita telah terhubung ke server melalui VPN.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar