Rabu, 08 Oktober 2025

K-13 Vs Kurikulum Merdeka

 


Nama : Dewi Probowati 
NIM : 2551300011
Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan 
Prodi : Teknologi Pendidikan 
UNIVERSITAS VETERAN BANGUN NUSANTARA

   

     Pendidikan di Indonesia setiap beberapa tahun sekali mengalami perubahan kurikulum untuk merespon pada perkembangan zaman dan tuntutan masa depan yang lebih relevan, efektif, adaptif dan mewujudkan Indonesia Emas.


   Sebelum membahas perbandingan antara K-13 dan Kurikulum Merdeka kita harus tau kurikulum itu apasih dan apa fungsinya?

    Kurikulum adalah program pendidikan yang dirancang untuk membangun generasi muda agar mereka dapat berkontribusi dan menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat setelah mereka masuk sekolah.Kurikulum berfungsi sebagai landasan dan pedoman untuk pembelajaran di sebuah institusi pendidikan. Peran kepala sekolah,khususnya guru, sangat penting untuk keberhasilan pelaksanaan kurikulum. Guru memainkan peranp enting dalam pengembangan dan

pelaksanaan kurikulum karena mereka menerapkannya secara langsung di dalam kelas (Widiastuti etal.,2013)


   Apasih perbandingan antara K-13 dan Kurikulum Merdeka?


DEFINISI 

Kurikulum 2013 (K13):

Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia dengan fokus pada pendidikan karakter, penguatan kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Kurikulum ini menggunakan pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam proses pembelajaran, serta menekankan integrasi antar mata pelajaran.


Kurikulum Merdeka :

Kurikulum Merdeka merupakan inovasi pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan dengan mengintegrasikan kebebasan, inovasi,dan kemampuan siswa untuk menyesuaikan diri.


 HASIL PENELITIAN 

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa K-13 mempunyai beberapa kekurangan,seperti:

 1.kurangnya pemahaman dan persiapan guru,

 2.keterbatasan dalam pengembangan pendidikan karakter 

 3.kesulitan dalam penerapan secara konsisten di kelas. 


    Dengan adanya Kurikulum Merdeka diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Peserta didik, seperti dapat mengatasi kelemahan tersebut dengan menawarkan pembelajaran berbasis proyek, pengembangan soft skill dan karakter siswa,serta struktur kurikulum yang fleksibel.

Kurikulum Merdeka menggabungkan antara kemampuan literasi, keterampilan,sikap dan pengetahuan peserta didik terhadap perkembangan dan penggunaan teknologi digital.


 PERBEDAAN K-13 dan KURIKULUM MERDEKA 



 KESIMPULAN 

Kurikulum Merdeka ada untuk memberikan guru dan peserta didik untuk lebih kreatif dalam kegiatan pembelajaran, serta untuk melengkapi K-13 agar lebih relevan,efektif,adaptif,dan mewujudkan Indonesia Emas.

Jumat, 03 Oktober 2025

Optimalisasi Aplikasi Komputer untuk Mendukung dan Meningkatkan Interaktivitas Pembelajaran Jarak Jauh (Online Learning)


Nama : Dewi Probowati 

NIM : 2551300011

Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan 

Prodi : Teknologi Pendidikan 

UNIVERSITAS VETERAN BANGUN NUSANTARA


Pada tahun 2020 saat pandemi Covid-19 menyerang seluruh dunia bahkan termasuk Indonesia sendiri melakukan Kegiatan jarak jauh karena adanya Lockdown. Termasuk dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara PJJ atau Pelajaran Jarak Jauh atau juga bisa disebut Daring. Situasi ini yang menjadi kunci dari pemanfaatan aplikasi komputer sebagai sarana dan prasarana pembelajaran saat masa pandemi 

 

PJJ Terbagi menjadi 3

1. Konferensi video,dengan kelas dan pemberian pembelajaran melalui panggilan konferensi atau seminar online (webinar) melalui aplikasi komputer atau sejenisnya 

2. Pembelajaran asinkron, yaitu proses pembelajaran secara mandiri dengan tugas-tugas harian atau mingguan dengan deadline yang harus diselesaikan oleh siswa 

3. Jadwal yang fleksibel,yaitu proses pembelajaran dengan pembatasan jadwal belajar yang tidak memiliki deadline harian mingguan sehingga siswa dapat fleksibel dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh 


*Fungsi Aplikasi Komputer dalam PJJ*

Aplikasi komputer menjadi media pembelajaran penting yang menghubungkan interaksi antara guru dan siswa saat tidak dapat melakukan pembelajaran secara tatap muka secara langsung , membantu menyampaikan materi, pengelolaan tugas,dan melakukan evaluasi dengan menggunakan aplikasi komputer yaitu: 

1. Google Meet dan Zoom: digunakan untuk komunikasi secara video conference atau kelas daring 

2. Google classroom dan Microsoft Teams: digunakan untuk mengatur jalannya kelas dengan berbagai materi, penugasan ,dan diskusi 

3. Quizz dan Google Form: digunakan untuk mengevaluasi hasil pembelajaran secara daring yang interaktif dan menyenangkan 

4. Canva,PowerPoint dan Capcut: untuk membuat media pembelajaran yang interaktif dan mudah untuk dipahami oleh siswa

Optimalisasi Peran Aplikasi Komputer pada Masa Pandemi

Penggunaan aplikasi komputer pada masa pandemi tidak hanya untuk mempermudah akses siswa untuk melakukan pelajaran jarak jauh atau PJJ tapi juga memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan siswa masing-masing. Guru juga dapat untuk merancang kegiatan belajar yang interaktif dan mudah untuk dipahami siswa dengan memadukan antara teks gambar, video, dan interaksi secara langsung dalam dunia maya atau daring

Agar optimal dalam melaksanakan pembelajaran secara daring aplikasi harus memperhatikan:

1. Aplikasi yang digunakan sesuai dengan tujuan pembelajaran 

2. Mudah dalam penggunaan ketika proses belajar mengajar 

3. Akses siswa terhadap perangkat dan internet 

4. Penyuluhan atau pelatihan guru dalam memanfaatkan fitur-fitur aplikasi secara maksimal untuk menunjang kegiatan pembelajaran jarak jauh 

*Meningkatkan interaktivitas melalui aplikasi komputer saat pembelajaran jarak jauh*

Tantangan terbesar saat pandemi ialah menjaga interaksi antar guru dan siswa agar pembelajaran tidak bersifat satu arah melainkan juga ada timbal balik yang dilakukan antara siswa dan guru seperti dalam tanya jawab dan lain sebagainya. Aplikasi komputer memberikan solusi melalui fitur-fitur yang telah diberikan seperti: 

•chat dan forum diskusi 

•kuis secara real Time

•video pembelajaran interaktif,dll


Aplikasi aplikasi komputer seperti jamboard Google classroom dan Kahoot dapat meningkatkan interaksi antara siswa dan guru karena sifatnya yang menyenangkan dan mendorong kolaborasi saat proses pembelajaran jarak jauh berlangsung. Karena aplikasi komputer tersebut dapat menunjang komunikasi dua arah antara guru dan siswa jadi tidak ada yang pasif saat pembelajaran jarak jauh berlangsung. 


Kelebihan aplikasi komputer

•meningkatkan minat belajar siswa

•membuat pembelajaran menjadi fleksibel dan efisien

•mempermudah guru untuk memantau perkembangan siswa 


Kekurangan Aplikasi Komputer

• Ketergantungan siswa pada internet 

•Adanya Siswa yang memiliki perangkat yang kurang memadai 

• kurangnya kedisiplinan dan siswa menjadi pasif

•siswa selalu mengandalkan aplikasi komputer